Seorang Pengemis

Kehidupan seorang pengemis tua dan cucunya...



Hidup lah dua orang pengemis kakek tua dan seorang cucunya,di bawah terik panasnya matahari mereka selalu mengemis untuk menyambung hidupnya,kehidupan mereka hanya di bawah kolong jembatan dengan sebuah karton-karton bekas,setiap datang hujan pasti mereka selalu kehujanan karna karton nya basah terkena hujan,tak ada yang peduli dengan kehidupan mereka sang kakek sudah sangat tua dan sering sakit-sakitan,tetapi mereka tidak pernah mengeluh akan kehidupanya seperti itu.....

Dan pada suatu hari yang sangat cerah sang kakek segera membangunkan cucunya untuk mencari sesuap nasi dengan cara mengemis karna itu sudah kebiasaan mereka...

pada saat itu cucu sangat tertidur pulas dan sang kakek pun segera membangunkanya,si cucu sangat sayang sekali pada si kakek,dia selalu menjaga kakek nya dengan baik...
dan pada saat itu pun mereka bergegas dengan semangat untuk segera menuju ke lampu merah,tanpa ada kata malu mereka dengan semangat bernyanyi,si kakek hanya membersih kan kaca,mereka tidak malu karna ini sudah jalan mereka,tak ada sekali pun kata mengeluh,suda 10 tahun profesi ini di jalani oleh kedua pengemis ini....

jam menunjukan pukul 12.00 mereka segera menghitung pengasilan ya di dapat hari ini,dan akhirnya mereka pun mendapatkan uang agak lumayan (20.000),dan akhirnya mereka pun dapat membeli sesuap nasi dari hasil mengemisnya,sang cucu segera membeli nasi di dekat lampu merah,dengan lahab mereka memakan dengan sangat kelaparan,sesudah mereka makan,mereka bukannya istirahat sejenak tetapi langsung bekerja lagi dengan cara mengemis....
dan tiba waktu malam kedua pengemis itu pun akhirnya pulang dengan wajah yang penuh bahagia meski hanya seorang pengemis...
kedua pengemis itu pun sholat,selepas sholat mereka beristirahat dengan nyenyak...
pada malam itu datang hujan yang sangat lebat serta di tambah dengan angin,rumah mereka porak-poranda sang kakek tidak tau lagi akan tidur dimana,tanpa pikir banyak mereka pun tidur dengan keadaan basah-basah...

pada pagi harinya sang kakek jatuh sakit karna hujan tadi malam,dan akhirnya si kakek tidak dapat mengemis,hanya si cucu yang mengemis,hari demi hari sang kakek pun makin parah sakitnya si cucu sangat bingung apa yang harus dia lakukan buat sang kakek...
si cucu tidak dapat membawa kakek kerumah sakit karna tidak memiliki uang,dan pada saat itu sang kakek meminta pada si cucu ingin bubur ayam,karna sang cucu sangat sayang sekali pada sang kakek dia pun dengan gegas pergi kelampu merah dangan cara mengamen dia bisa mendapatkan uang dan bisa membelikan bubur ayam buat sang kakek...

dan akhirnya si cucu pun mendapat uang dia pun langsung membelikan bubur ayam permintaan kakek..

si cucu pun dengan cepat pulang membawa bubur ayam dan memberi kan kepada kakek,pada saat itu sang kakek sedang tertidur,dan si cucu pun tidak mau membangunkan nya,si cucu mengambil mangkok dan menyalin bubur ayam itu ke mangkok dan cucu pun meletak kan bubur ayam itu di samping sang kakek,ketika nanti kakek bengun pasti akan memakanya...
si cucu pun meninggalkan kakek untuk mencari uang lagi...
malanya saat itu si cucu tidak mendapatkan uang,si cucu sangat kelaparan ia tidak tau harus gimana,dan akhirnya sang cucu pun pulang...

sesampai di kolong jembatan(tempat tinggal mereka)dan di lihatnya sang kakek masih tertidur bubur ayam itu pun masih utuh,karna si cucu sangat lapar dari pagi hingga sore tidak ada makan sedikit pun,dan akhirnya si cucu pun memakan bubur itu dengan lahap dia berpikiran ketika kakek bangun dia akan bilang akan menggantinya,dengan lahap memakan bubur ayam itu hingga habis dan tiba-tiba kakek terbangun,si cucu pun sangat kakek dan takut karna bubur ayam buat kakek di makanya...

kek...maaf kan saya kek karna saya sangat lapar dan saya memakan bubur kakek yang saya belikan tadi,ucap si cucu...,

saya janji kek saya akan menggantinya ucap si cucu lagi,..


dan si cucu pun bergegas akan pergi tiba-tiba kakek memanggilnya...

cuuu,cuuu sudah jangan di ganti lagi bubur ayamnya kakek tidak papa(bilang kakek)


jangan begitu kek tadi kan kakek meminta bubur ayam,ketika kakek masih juga tidur saya memakan nya ucap si cucu...,

tidak cuu,bgini tadi ketika kamu pergi mengamen kakek sudah memakanya,tetapi ketika bubur ayamnya kakek makan sampai habis kakek pun memuntahkanya kembali karna perut kakek sangat mual,dan kakek masukan lagi ke mangkok itu....




Tamat......

Related Posts:

0 Response to "Seorang Pengemis"

Post a Comment